۞i-muslim

تفسير ابن كثير — سورة Yusuf 37

Joseph · الإندونيسية

قَالَ لَا يَأْتِيكُمَا طَعَامٌ تُرْزَقَانِهِۦٓ إِلَّا نَبَّأْتُكُمَا بِتَأْوِيلِهِۦ قَبْلَ أَن يَأْتِيَكُمَا ۚ ذَٰلِكُمَا مِمَّا عَلَّمَنِى رَبِّىٓ ۚ إِنِّى تَرَكْتُ مِلَّةَ قَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَهُم بِٱلْـَٔاخِرَةِ هُمْ كَـٰفِرُونَ12:37

Yusuf a.s. menceritakan kepada keduanya bahwa apa pun yang dilihat keduanya dalam mimpinya, maka dia mengetahui ta'birnya dan dapat menceritakan kepada keduanya sebelum kenyataannya terjadi. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:

Tidak disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan diberikan kepada kamu berdua melainkan aku telah dapat menerangkan ta'bir mimpi itu. (Yusuf:37)

Mujahid mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: *Tidak disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan di­berikan kepadamu.* Yakni pada hari kamu berdua.

*...melainkan aku telah dapat menerangkan ta’bir mimpi itu sebelum makanan itu sampai kepadamu.*

#Catatan : (1) Ini adalah peristiwa pertama di mana Nabi Yusuf telah memulai berdakwah dan menyeru kepada Tauhid. Sebelumya, Al Qur'an hanya menceritakan kisah hidup beliau sebagai seorang manusia yang memiliki akhlak yang terpuji, tetapi tidak ada cerita yang menunjukkan bahwa beliau adalah seorang nabi. Disini jelas bahwa tahap-tahap yang telah dilalui dalam kehidupan beliau merupakan sebuah persiapan dan tugas kenabian diberikan kepada beliau ketika dipenjara yang mana ini adalah dakwah pertama beliau sebagai seorang nabi.

(2) Ini adalah pertama kalinya beliau mengungkapkan jati dirinya kepada orang lain. Sebelumnya, beliau dengan sabar menjalani segala sesuatu yang terjadi tanpa menceritakan bahwa beliau adalah keturunan Nabi Ibrahim. Bahkan ketika kafilah yang memungutnya menjualnya sebagai budak di Mesir,-padahal nama Ibrahim, Ishak dan Yakub sangat masyhur, dan mungkin saja kafilah itu tidak jadi menjual beliau sebagai budak jika mereka tahu jati diri beliau-,ketika Al-`Aziz membelinya dan ketika beliau dikirimkan ke penjara.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.