Allah Swt. menceritakan perihal saudara-saudara Yusuf, bahwa mereka kembali kepada ayah mereka.
*...mereka berkata,”Wahai ayah kami, kami tidak mendapat sukatan (gandum) lagi.*
Mereka bermaksud sesudah kali ini, yakni jika engkau tidak membiarkan saudara kami Bunyamin pergi bersama kami, niscaya kami tidak akan mendapat jatah makanan lagi. Maka izinkanlah dia pergi bersama kami agar kami mendapat jatah makanan, dan sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya.
Sebagian ulama membacanya yaktal, yakni supaya dia mendapat -jatah makanan.
*...dan sesungguhnya kami benar-benar akan menjaganya.*
Yakni janganlah khawatir terhadap keselamatan Bunyamin, karena sesungguhnya dia akan dikembalikan kepadamu, sebagaimana alasan mereka sama seperti yang dikatakan dalam peristiwa Yusuf:
Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main, dan sesungguhnya kami pasti menjaganya. (Yusuf:12)