Allah Swt. berfirman, menceritakan tentang kitab-Nya yang mulia, dan hidayah, penjelasan serta pembeda antara hak dan batil yang terkandung di dalamnya, bahwasanya Al-Qur'an menceritakan kepada kaum Bani Israil (yaitu pemegang kitab Taurat dan kitab Injil):
sebagian besar dari (perkara-perkara) yang mereka berselisih tentangnya. (An Naml:76)
Seperti pertentangan mereka tentang Isa dan perselisihan mereka mengenai dirinya, orang-orang Yahudi membuat-buat berita bohong terhadapnya, sedangkan orang-orang Nasrani berlebih-lebihan dalam menilainya. Maka datanglah Al-Qur'an dengan membawa pendapat yang pertengahan, hak, lagi adil, bahwa Isa adalah salah seorang dari hamba-hamba Allah, dan merupakan salah seorang dari rasul dan nabi-Nya yang mulia, seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya:
Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya (Maryam:34)