Allah Swt. menceritakan perihal kebodohan orang-orang musyrik karena mereka meminta agar azab Allah disegerakan menimpa mereka sebagai pembalasan dari perbuatan mereka, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
Dan (ingatlah) ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, "Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.” (Al Anfaal:32)
Dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:
Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka. (Al-’Ankabut: 53)
Yakni seandainya tiada ketetapan dari Allah yang telah memutuskan bahwa Dia menangguhkan azab-Nya sampai hari kiamat nanti, tentulah akan menimpa mereka azab dari-Nya dalam waktu yang dekat dan cepat seperti apa yang mereka minta.
Kemudian Allah Swt. menyebutkan dalam firman selanjutnya:
dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba. (Al-’Ankabut: 53)
Yaitu dengan sekonyong-konyong.