Allah Swt. menceritakan bahwa Dia telah menciptakan segala sesuatu dengan ciptaan yang sebaik-baiknya dan serapi-rapinya. Malik telah meriwayatkan dari Zaid ibnu Aslam sehubungan dengan makna firman-Nya:
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya. (As Sajdah:7)
Yakni Yang Menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya, seakan-akan menurut takwilnya terjadi taqdim dan ta'khir dalam ungkapan ayat.
Sesudah Allah menyebutkan tentang penciptaan langit dan bumi, kemudian Dia menyebutkan tentang penciptaan manusia. Untuk itu Dia berfirman:
dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (As Sajdah:7)
Maksudnya, Dia menciptakan bapak manusia Adam dari tanah.