Allah Swt. menceritakan perihal keterlaluan orang-orang kafir dalam sikap mereka yang kelewat batas dan keingkaran mereka serta ketidakpercayaan mereka kepada Al-Qur'an dan apa yang diberitakan oleh Al-Qur'an menyangkut hari kiamat. Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
Dan orang-orang kafir berkata, "Kami sekali-kali tidak akan beriman kepada Al-Qur'an dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya." (Saba':31)
Kemudian Allah Swt. berfirman, memperingatkan dan mengancam mereka serta memberitakan tentang kedudukan mereka yang hina di hadapan-Nya kelak di hari kiamat, saat mereka saling berdebat dan adu argumentasi dengan sesamanya. Sebagaimana yang disebutkan oleh firman-Nya:
sebagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain, orang-orang yang dianggap lemah (para pengikut) berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri. (Saba':31)
Pada hari itu orang-orang yang lemah berkata kepada pemimpin dan tetua mereka.
Kalau tidaklah karena kamu, tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman. (Saba':31)
Seandainya kalian tidak menghalang-halangi kami, tentulah kami mengikuti para rasul dan beriman kepada apa yang disampaikan oleh mereka kepada kami. Lalu para pemimpin dan tetua mereka —yaitu orang-orang yang menyombongkan dirinya— berkata seperti yang disitir oleh firman-Nya:
Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Saba':32)