Firman Allah Swt.:
Dan Allah menghukum dengan keadilan. (Al-Mu’min: 20)
Maksudnya, memutuskan hukum dengan adil.
Al-A'masy telah meriwayatkan dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan Allah menghukum dengan keadilan. (Al-Mu’min: 20) Yaitu berkuasa membalas satu kebaikan dengan satu kebaikan, dan satu keburukan dengan satu keburukan lagi. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Al-Mu’min: 20)
Inilah tafsir yang dikemukakan oleh Ibnu Abbas r.a. tentang ayat ini, bahwa ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:
supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang baik. (An-Najm:31)
Adapun firman Allah Swt.:
Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah. (Al-Mu’min: 20)
Yakni berhala-berhala, sekutu-sekutu, dan tandingan-tandingan Allah yang mereka ada-adakan.
tiada dapat menghukum dengan sesuatu pun. (Al-Mu’min: 20)
Maksudnya, tidak memiliki sesuatu pun dan tidak dapat menghukumi sesuatu pun.
Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Al-Mu’min: 20)
Yakni Maha Mendengar semua ucapan makhluk-Nya dan Maha Melihat kepada mereka, maka Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya, Dialah Hakim Yang Mahaadil dalam semuanya itu.