۞i-muslim

تفسير ابن كثير — سورة Ad-Dukhan 2

The Smoke · الإندونيسية

وَٱلْكِتَـٰبِ ٱلْمُبِينِ44:2

Allah Swt. befirman, menceritakan tentang Al-Qur'an, bahwa Dia telah menurunkan Al-Qur'an di malam yang penuh dengan keberkatan. Sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. (Al-Qadr: 1)

yang dalam istilah lain disebut Lailatul Qadar yang jatuh pada bulan Ramadan, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya:

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an. (Al-Baqarah: 185)

Kami telah menyebutkan hadis-hadis yang menerangkan tentangnya dalam fafsir surat Al-Baqarah, hingga tidak perlu diulangi lagi di sini.

Ada pula ulama yang mengatakan bahwa sesungguhnya malam yang penuh dengan keberkatan itu adalah malam Nisfu Sya’ban, seperti yang disebutkan di dalam riwayat yang bersumber dari Ikrimah, maka sesungguhnya pendapat ini jauh dari kebenaran. Karena nas Al-Qur'an menyebutkannya di dalam bulan Ramadan.

Dan hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Saleh, dari Al-Laits, dari Aqil, dari Az-Zuhri menyebutkan bahwa telah menceritakan kepadaku Usman ibnu Muhammad ibnul Mugirah ibnu Akhnas yang mengatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw. pernah bersabda:

Ajal itu diputuskan dari bulan Sya’ban hingga bulan Sya’ban berikutnya, sehingga seorang lelaki benar-benar kawin dan mempunyai anak, sedangkan daftar namanya telah dikeluarkan termasuk orang-orang (yang akan) mati.

Maka hadis ini berpredikat mursal, dan hadis yang seperti ini tidak dapat dijadikan sebagai dalil untuk menentang nas yang jelas.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.