Kemudian Allah Swt. mengingkari tuduhan yang dilancarkan oleh orang-orang Quraisy terhadap diri Rasul Saw.:
Bahkan mereka mengatakan, "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.” (Ath-Thur: 30)
Yaitu malapetaka yang membawa kepada kematiannya. Mereka mengatakan, "Kita tunggu dia dan tetap bersikap sabar terhadapnya hingga maut datang menjemputnya, maka kita akan terbebas dari ulahnya dan juga dari urusannya."