Firman Allah Swt.:
Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati, (Al-Insan: 11)
Hal ini merupakan lawan kata dari ayat yang sebelumnya.
Maka Allah memelihara mereka dari kesusahan hari itu. (Al-Insan: 11)
Yakni mengamankan mereka dari semua yang mereka takuti.
dan memberikan kepada mereka kejernihan. (Al-Insan: 11)
Kejernihan pada wajah mereka.
dan kegembiraan hati. (Al-Insan: 11)
Yaitu hati mereka dijadikan gembira, menurut Al-Hasan Al-Basri, Qatadah, Abul Aliyah, Ar-Rabi' ibnu Anas, dan ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui Firman-Nya:
Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa, dan gembira ria. (Abasa: 38-39)
Demikian itu karena apabila hati gembira, maka wajah menjadi cerah ceria.
Ka'b ibnu Malik dalam hadisnya yang panjang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. apabila sedang senang, wajah beliau bersinar seakan-akan seperti sinar rembulan. Siti Aisyah r.a. mengatakan bahwa Rasulullah Saw. masuk menemuinya dalam keadaan senang yang terlihat dari sinar wajahnya yang cerah.