۞i-muslim

تفسير ابن كثير — سورة Al-Insan 4–5

Man · الإندونيسية

إِنَّآ أَعْتَدْنَا لِلْكَـٰفِرِينَ سَلَـٰسِلَا۟ وَأَغْلَـٰلًا وَسَعِيرًا76:4

إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِن كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا76:5

Allah Swt. menceritakan tentang apa yang telah disediakan-Nya bagi makhluk-Nya yang kafir kepada-Nya, yaitu berupa rantai-rantai dan belenggu-belenggu, serta api yang menyala-nyala dengan hebatnya lagi membakar di dalam neraka Jahanam. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret, ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api. (Al-Mu’min: 71-72)

Setelah menyebutkan apa yang Allah sediakan bagi orang-orang yang celaka, yaitu neraka Sa'ir yang nyalanya sangat hebat, lalu Allah Swt. dalam firman berikutnya menyebutkan:

Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (Al-Insan: 5)

Telah diketahui kandungan kafur itu rasanya sejuk, baunya harum, selain dari kelezatan surgawi yang terkandung di dalam minumannya.

Al-Hasan mengatakan bahwa kesejukan kafur disertai dengan keharuman zanjabil (jahe).

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.