۞i-muslim

تفسير ابن كثير — سورة Al-Mursalat 8–10

Those Sent Forth · الإندونيسية

فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتْ77:8

وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ فُرِجَتْ77:9

وَإِذَا ٱلْجِبَالُ نُسِفَتْ77:10

Dalam firman berikutnya disebutkan:

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan. (Al-Mursalat: 8)

Maksudnya, sinarnya lenyap. Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan apabila bintang-bintang berjatuhan. (At-Takwir: 2)

dan firman Allah Swt.:

dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan. (Al-Infitar: 2)

Adapun firman Allah Swt.:

dan apabila langit telah dibelah. (Al-Mursalat: 9)

Yaitu belah, pecah, dan semua bagiannya turun serta semua sisinya melemah.

dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu. (Al-Mursalat: 10)

Yakni dilenyapkan sehingga tiada bekasnya sama sekali, semakna dengan apa yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah, "Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya." (Thaha: 105)

Dan firman Allah Swt.:

Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (Al-Kahfi: 47)

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.