۞i-muslim

Tafsir Ibnu Katsir — Surah An-Nahl 74

The Bee · Bahasa Indonesia

فَلَا تَضْرِبُوا۟ لِلَّهِ ٱلْأَمْثَالَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ16:74

Allah Swt. berfirman menceritakan perihal orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah bersama-Nya, padahal Allah-lah yang memberi­kan nikmat. Pemberi karunia. Yang Menciptakan. Yang memberi rezeki, hanya Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya. Tetapi selain dari itu mereka menyembah selain Allah, yaitu berhala-berhala, sekutu-sekutu, dan tandingan-tandingan yang tidak memiliki rezeki barang sedikit pun bagi mereka dari langit dan bumi. Dengan kata lain, sekutu-sekutu itu tidak dapat menurunkan hujan dan tidak dapat menumbuhkan tanam-tanaman dan pohon-pohonan. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah memiliki hal tersebut bagi diri mereka. Dengan kata lain, tiadalah bagi mereka hal tersebut dan mereka tidak akan mampu melakukannya walaupun mereka memiliki kehendak. Karena itulah Allah Swt. berfirman:

*Maka janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah.*

Dengan kata lain, janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu, tandingan-tandingan, dan penyerupaan-penyerupaan bagi-Nya.

*Sesungguhnya Allah mengetahui, sedangkan kalian tidak mengetahui.*

Yakni sesungguhnya Allah mengetahui dan menyaksikan bahwa tidak ada Tuhan selain Dia sendiri, sedangkan kalian —karena kebodohan kalian sendiri— mempersekutukan-Nya dengan yang lain.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.