Allah Swt. menceritakan tentang kaum Nabi Nuh yang meminta agar siksa, azab, serta kemurkaan Allah segera ditimpakan kepada mereka, padahal malapetaka itu sumbernya dari ucapan (lisan).
*Mereka berkata, "Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami*
Maksudnya, engkau telah banyak membantah kami, dan kami tetap tidak akan mengikutimu.
*...maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami*
Yaitu pembalasan Allah dan azab-Nya. Mereka berkata, "Serukanlah kepada Allah terhadap kami dengan doa yang kamu sukai, datangkanlah dengan segera apa yang engkau doakan itu agar menimpa kami."
*jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” Nuh menjawab, "Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepada kalian jika Dia menghendaki, dan kalian sekali-kali tidak dapat melepaskan diri"*
Yakni sesungguhnya yang akan mengazab kalian dan yang menyegerakannya atas kalian hanyalah Allah, tiada sesuatu pun yang dapat mengalahkan-Nya.