Allah Swt. menceritakan pembicaraan antara Nabi Saleh a.s. dan kaumnya, serta keadaan kaumnya yang bodoh lagi pengingkar karena mereka mengatakan:
*...sesungguhnya kamu sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan.*
Kami mengharapkan pendapatmu sebelum kamu mengatakan apa yang telah kamu katakan itu.
*...apakah kamu melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? *
dan tradisi yang biasa dilakukan oleh para pendahulu kami.
*...dan sesungguhnya kami betul-betul dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap agama yang kamu serukan kepada kami.*
Yakni sangat meragukan seruanmu itu.