۞i-muslim

İbn Kesîr Tefsiri — Al-Kahf Sûresi 38–39

Mağara · Endonezce

18:38 âyetinin tefsiri, aşağıda komşu âyetlerle birlikte verilmiştir.

لَّـٰكِنَّا۠ هُوَ ٱللَّهُ رَبِّى وَلَآ أُشْرِكُ بِرَبِّىٓ أَحَدًا18:38

وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا18:39

**Firman Allah Swt.:**

*Maka mudah-mudahan Tuhanku akan memberi kepadaku (ke­bun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini).*

Maksudnya kelak di hari kemudian, yaitu di akhirat.

*dan mudah-mudahan Dia mengirimkan kepada kebunmu.*

Yakni menimpakan kepada kebunmu di dunia ini yang kamu kira bahwa kebun itu tidak akan musnah dan tidak akan lenyap.

*...ketentuan (petir) dari langit.*

Ibnu Abbas, Ad-Dahhak, Qatadah, dan Malik telah meriwayatkan dari Az-Zuhri, bahwa makna yang dimaksud ialah azab dari langit. Makna lahiriah ayat menunjukkan bahwa hal itu berupa hujan besar yang menge­jutkan yang dapat mencabut tanam-tanaman dan pepohonan. Karena itulah disebutkan dalam firman selanjutnya.

*...hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin.*

Yaitu gundul lagi tanahnya licin, telapak kaki tidak dapat tegak di atasnya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa perihalnya sama dengan rawa yang ti­dak dapat menumbuhkan sesuatu pun.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.