**Firman Allah Swt.:**
*...atau airnya menjadi surut ke dalam tanah.*
Maksudnya, menyerap masuk ke dalam tanah, lawan kata dari air yang menyumber yang muncul ke permukaan tanah. Al-gair artinya airnya jauh berada di dalam perut bumi, seperti pengertian yang terdapat di dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kalian menjadi kering, maka siapakah yang mendatangkan air yang mengalir bagi kalian?” (Al Mulk:30)
Yakni air yang mengalir dan berlimpah. Dalam ayat ini disebutkan:
*...atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi.*
Al-gaur bermakna gair, yakni masdar bermakna isim fa'il, tetapi maknanya lebih kuat.