Setiap orang yang zalim kelak di hari kiamat akan menyesal dengan penyesalan yang sangat, dan ia akan menggigit kedua tangannya seraya berkata seperti yang disitir oleh firman-Nya:
Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku). (Al Furqaan:27-28)
karena si Fulan memalingkannya dari jalan petunjuk, lalu membawanya ke jalan kesesatan, jalannya orang-orang yang menyeru kepada kesesatan, baik dia adalah Umayyah ibnu Khalaf atau saudara lelakinya (yaitu Ubay ibnu Khalaf) dan lain-lainnya.