Firman Allah Swt.:
Dan tatkala ia menghadap ke jurusan Madyan. (Al Qashash:22)
Yakni menempuh jalan yang menghantarkan ke tujuannya telah terbentang di hadapannya. Maka bergembiralah ia.
ia berdoa (lagi), "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.” (Al Qashash:22 )
Yaitu jalan yang sebenarnya, dan Allah memenuhi permintaannya, lalu memberinya petunjuk ke jalan yang lurus di dunia dan akhirat dan menjadikan Musa seorang yang dapat memberi petunjuk lagi diberi petunjuk.