Firman Allah Swt.:
Mereka dan istri-istri mereka. (Yaa Siin:56)
Yaitu bersama permaisuri-permaisurinya, menurut Mujahid.
berada dalam tempat yang teduh. (Yaa Siin:56)
Maksudnya, berada di dalam naungan pepohonan surga.
bertelekan di atas dipan-dipan. (Yaa Siin:56)
Ibnu Abbas Mujahid, Ikrimah, Muhammad ibnu Ka'b, Al-Hasan, Qatadah As-Saddi, dan Khasif mengatakan makna ara-ik ialah ranjang-ranjang yang berkelambu.
Menurut hemat kami, perumpamaannya di dunia ini sama dengan pelaminan-pelaminan yang dihiasi dengan aneka ragam kain kelambu. Hanya Allah sajalah Yang Maha Mengetahui: