Firman Allah Swt.:
dan jika kamu tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku (memimpin Bani Israil). (Ad-Dukhan: 21)
Yakni janganlah kamu menghalang-halangiku lagi dan biarkanlah urusan ini damai antara aku dan kamu hingga Allah memutuskan di antara kita.
Dan setelah Musa a.s. tinggal dalam waktu yang cukup lama di kalangan mereka seraya menegakkan Hujah-hujah Allah terhadap mereka, maka usaha itu tidaklah menambahkan kepada mereka selain kekufuran dan keingkaran. Maka Musa a.s. berdoa kepada Tuhannya untuk memberi pelajaran terhadap mereka, dan doanya itu dikabulkan langsung menimpa mereka. Sebagaimana yang disebutkan oleh firman-Nya:
Musa berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir’aun, dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia, ya Tuhan kami —akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau.— Ya Tuhan Kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih.” Allah berfirman, "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus.”(Yunus: 88-89)
Hal yang sama dikatakan pula dalam ayat ini melalui firman-Nya:
Kemudian Musa berdoa kepada Tuhannya, "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka).” (Ad-Dukhan: 22)