Kemudian setelah Al-Qur'an demikian jelas dan terangnya, ternyata masih ada sebagian manusia yang kafir dan menentang serta ingkar. Maka Allah Swt. menghibur hati Rasul-Nya seraya menjanjikan kepadanya akan diberi pertolongan oleh-Nya, dan mengancam orang-orang yang mendustakannya bahwa mereka akan kalah dan binasa. Untuk itu Allah Swt. berfirman dalam ayat berikutnya:
Maka tunggulah. (Ad-Dukhan: 59)
Maksudnya, nantikanlah.
sesungguhnya mereka itu menunggu (pula). (Ad-Dukhan: 59)
Yakni kelak mereka akan mengetahui siapakah yang akan mendapat pertolongan, kemenangan, dan kalimah yang tinggi di dunia dan akhirat. Sesungguhnya semuanya itu hanyalah bagimu, hai Muhammad, dan bagi saudara-saudaramu dari kalangan para nabi dan para rasul serta orang-orang yang mengikutimu dari kalangan kaum mukmin. Seperti yang disebutkan oleh Allah Swt. dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Allah telah menetapkan, "Aku dan rasul-rasul-Kupasti menang.” (Al-Mujadilah: 21). hingga akhir ayat.
Dan firman Allah Swt.:
Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), (yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk. (Al-Mu’min: 51-52)