İbn Kesîr Tefsiri · Endonezce
Ar-Rahman Sûresi
Rahman · 45 bölüm
الرحمن
- 1–3. âyetlerAllah Swt. menceritakan tentang karunia dan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya, bahwa Dia telah menurunkan kepada hamba-hamba-Nya Al-Qur'an, dan memudahkan penghafalan dan pemahamannya bagi orang yang dirahmati-Nya. Untuk itu Allah Swt.…
- 4. âyetFirman Allah Swt.: Mengajarnya pandai berbicara. (Ar-Rahmaan: 4) Menurut Al-Hasan, yang dimaksud dengan al-bayan ialah berbicara. Ad-Dahhak dan Qatadah serta selain keduanya mengatakan kebaikan dan keburukan. Tetapi pendapat Al-Hasan dalam…
- 5. âyetFirman Allah Swt.: Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. (Ar-Rahman: 5) Yakni keduanya berjalan beriringan menurut perhitungan yang tepat dan tidak menyimpang serta tidak berbenturan, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain…
- 6. âyetFirman Allah Swt.: Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya. (Ar-Rahman: 6) Ibnu Jarir mengatakan bahwa ulama tafsir berbeda pendapat tentang makna an-najm dalam ayat ini, setelah mereka sepakat bahwa yang…
- 7–9. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). (Ar-Rahman: 7) Makna yang dimaksud ialah keadilan, sebagaimana yang terdapat di dalam ayat lain melalui firman-Nya: Sesungguhnya Kami telah…
- 10. âyetAdapun firman Allah Swt.: Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). (Ar-Rahman: 10) Yaitu sebagaimana Dia telah meninggikan langit, Dia telah meratakan bumi ini dan menjadikannya layak untuk dihuni serta memberinya pancangan…
- 11. âyetFirman Allah Swt.: di bumi itu ada buah-buahan. (Ar-Rahman: 11) Yakni yang berbagai macam warna, rasa, dan baunya. dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. (Ar-Rahman: 11) Lafaz an-nakhl disebutkan secara tersendiri karena manfaat…
- 12. âyetFirman Allah Swt.: Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. (Ar-Rahman: 12) Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan firman-Nya: Dan biji-bijian yang berkulit. (Ar-Rahman:…
- 13. âyetFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 13) Yakni nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, hai dua jenis makhluk, jin dan manusia yang kalian dustakan? Demikianlah menurut pendapat…
- 14–15. âyetlerAllah Swt. menyebutkan penciptaan manusia, bahwa Dia telah menciptakannya dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia telah menciptakan jin dari nyala api, yakni bagian yang paling ujung dari nyala api. Demikianlah menurut Ad-Dahhak, dari…
- 16–18. âyetlerFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 16) Tafsirnya sama dengan yang sebelumnya. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya.…
- 19–20. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: Dia membiarkan dua lautan mengalir yang kemudian keduanya bertemu. (Ar-Rahman: 19) Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa makna waltaqiyani ialah membiarkan keduanya mengalir. Menurut Ibnu Zaid, Allah Swt. telah…
- 21, 30, 38, 40, 42, 45, 47, 57, 63, 65, 67, 69, 73, 75, 77. âyetlerTafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.
- 22–23. âyetlerFirman Allah Swt.: Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (Ar-Rahman: 22) Yaitu kelompok masing-masing dari keduanya. Maka apabila hal tersebut dapat dijumpai pada salah satunya, itu sudah cukup. Seperti pengertian yang terkandung di…
- 24–25. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya. (Ar-Rahman: 24) Yakni kapal-kapal yang berlayar. di lautan lepas. (Ar-Rahman: 24) Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan munsya-at ialah kapal yang…
- 26–27. âyetlerSemua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Allah Swt. menceritakan bahwa semua penduduk bumi ini kelak akan pergi…
- 28–29. âyetlerSetelah Allah Swt. menyebutkan bahwa semua penduduk bumi mati, dan bahwa mereka akan dikembalikan ke negeri akhirat, lalu Allah Yang memiliki kebesaran dan keagungan memutuskan mereka dengan hukumNya yang adil, maka berfirmanlah Dia dalam…
- 31–32. âyetlerAli ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, hai manusia dan jin. (Ar-Rahman: 31) Ini merupakan ancaman dari Allah Swt. kepada hamba-hamba-Nya.…
- 33–34. âyetlerKemudian Allah Swt. berfirman: Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. (Ar-Rahman: 33) Yakni kalian tidak akan…
- 35–36. âyetlerFirman Allah Swt.: dan cairan tembaga. (Ar-Rahman: 35) Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: dan cairan tembaga. (Ar-Rahman: 35) Yaitu asap api. Hal yang semisal telah diriwayatkan dari…
- 37. âyetFirman Allah Swt.: Maka apabila langit telah terbelah. (Ar-Rahman: 37) Yakni kelak di hari kiamat, seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat sebelumnya dan yang sesudahnya dalam surat ini, juga ayat-ayat lainnya yang semakna, misalnya…
- 39. âyetFirman Allah Swt.: Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (Ar-Rahman: 39) Ini semakna dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya: Inilah hari, saat mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu), dan tidak…
- 41. âyetFirman Allah Swt.: lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka. (Ar-Rahman: 41) Para malaikat zabaniyah (juru siksa) memegang ubun-ubun dan kedua kaki mereka, lalu mencampakkan mereka ke dalam neraka. Al-A'masy telah meriwayatkan dari Ibnu…
- 43. âyetFirman Allah Swt.: Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa. (Ar-Rahman: 43) Maksudnya, inilah neraka yang dahulu kalian dustakan keberadaannya, kini berada di hadapan kalian yang kalian saksikan sendiri dengan…
- 44. âyetFirman Allah Swt.: Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya. (Ar-Rahman: 44) Yakni adakalanya mereka disiksa di dalam neraka Jahanam, dan adakalanya mereka diberi minum hamim, yaitu minuman…
- 46. âyetIbnu Syauzab dan Ata Al-Khurrasani telah mengatakan sehubungan dengan ayat ini, yaitu firman-Nya: Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (Ar-Rahman: 46) Bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan sahabat Abu…
- 48. âyetKemudian Allah Swt. menggambarkan sifat kedua surga itu melalui firman berikutnya: kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan. (Ar-Rahman: 48) Yakni dahan-dahan yang hijau lagi indah memuat banyak buah-buahan yang masak lagi…
- 49. âyetFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 49) Hal yang sama telah dikatakan oleh Ata Al-Khurrasani dan sejumlah ulama, bahwa yang dimaksud dengan afnan ialah dahan-dahan pohon, yang satu sama…
- 50. âyetFirman Allah Swt.: Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir. (Ar-Rahman: 50) Yaitu yang mengalir untuk mengairi pohon-pohon dan dahan-dahan tersebut hingga dapat membuahkan berbagai macam buah-buahan yang beraneka ragam.
- 51–52. âyetlerFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 51) Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa salah satu dari kedua mata air itu disebut tasnim dan yang lainnya disebut salsabila. Atiyyah mengatakan bahwa…
- 53. âyetFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 53) Ibrahim ibnul Hakam ibnu Aban telah meriwayatkan dari ayahnya, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa tiada suatu buah pun di dunia ini -baik yang…
- 54. âyetFirman Allah Swt.: Mereka bertelekan. (Ar-Rahman: 54) Yakni penghuni surga. Yang dimaksud dengan ittika' ialah duduk bersandar, pendapat yang lain menyebutkan duduk bersila. di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. (Ar-Rahman:…
- 55. âyetFirman Allah Swt.: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (Ar-Rahman: 55) Setelah menyebutkan tentang hamparan permadani ahli surga yang sangat besar itu, lalu disebutkan dalam firman selanjutnya: Di dalam surga itu.…
- 56. âyetFirman Allah Swt.: ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya. (Ar-Rahman: 56) Yaitu selalu menundukkan pandangannya kepada selain suami mereka dan tidak ada sesuatu pun yang mereka lihat di dalam surga itu yang lebih…
- 58–59. âyetlerKemudian Allah Swt. menggambarkan ciri khas bidadari-bidadari itu kepada calon suami-suami mereka, melalui firman-Nya: Seakan-akan bidadari itu permata yaqut dan marjan. (Ar-Rahman: 58) Mujahid, Al-Hasan, dan Ibnu Zaid serta selain mereka…
- 60–61. âyetlerFirman Allah Swt.: Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (Ar-Rahman: 60) Yakni tiadalah balasan orang yang berbuat kebaikan di dunia, melainkan akan memperoleh kebaikan pula di akhiratnya. Seperti juga yang disebutkan dalam…
- 62. âyetKedua surga ini selain dari kedua surga yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi kelas, keutamaan, dan kedudukannya masih berada di bawah kedua surga yang sebelumnya, berdasarkan nas Al-Qur'an, yaitu firman Allah Swt.: Dan selain dari dua…
- 64. âyetSedangkan dalam kedua surga yang ini disebutkan oleh firman-Nya kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. (Ar-Rahman: 64) Yakni kelihatan hitam karena kuatnya pengairan. Ibnu Abbas telah mengatakan sehubungan dengan firman-Nya: kedua…
- 66. âyetDan dalam kedua surga yang kedua disebutkan oleh firman-Nya: Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar. (Ar-Rahman: 66) Ali ibnu AbuTalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna naddakhatan ialah yang memancar, dan…
- 68. âyetSedangkan dalam kedua surga yang kedua disebutkan oleh firman-Nya: Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. (Ar-Rahman: 68) Dan tidak diragukan lagi bahwa pada yang pertama terdapat pengertian yang lebih luas…
- 70–71. âyetlerKemudian disebutkan dalam firman berikutnya: Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. (Ar-Rahman: 70) Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah banyak bidadari yang baik-baik lagi…
- 72. âyetKemudian disebutkan dalam firman selanjutnya: (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. (Ar-Rahman: 72) Sedangkan dalam kedua surga yang pertama disebutkan oleh firman-Nya: Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari…
- 74. âyetFirman Allah Swt.: Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. (Ar-Rahman: 74) Tafsir ayat ini telah disebutkan sebelumnya karena mempunyai makna…
- 76. âyetAdapun firman Allah Swt.: Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah. (Ar-Rahman: 76) Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan rafraf' ialah seprei-seprei.…
- 78. âyetKemudian Allah Swt. berfirman: Mahaagung nama Tuhanmu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia. (Ar-Rahman: 78) Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa Dia berhak untuk diagungkan dan karenanya tidak boleh durhaka terhadap-Nya. Dia Mahamulia…