Firman Allah Swt.:
Maka mengapa ketika sampai. (Al-W'aqi'ah: 83)
Yakni nyawa atau roh.
di kerongkongan. (Al-Waqi'ah: 83)
Maksudnya, tenggorokan. Hal ini terjadi di saat seseorang mengalami ihtidar (sekarat)nya, semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan, dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?” Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia), dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu digiring. (Al-Qiyamah: 26-30)
Karena itulah dalam surat ini disebutkan:
padahal ketika itu kamu melihat. (Al-Waqi'ah: 84)
Yakni kepada orang yang sedang ihtidar dan sakaratulmaut yang dialaminya.