Kemudian disebutkan dalam firman selanjutnya:
Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. (Al-Hasyr: 13)
Rasa takut mereka kepada kalian lebih besar daripada ketakutan mereka kepada Allah. Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut lagi dari pada itu. (An-Nisa: 77)
Maka dari itu, disebutkan oleh firman-Nya:
Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti. (Al-Hasyr: 13)
Selanjutnya disebutkan oleh firman-Nya:
Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. (Al-Hasyr: 14)
Yakni karena sifat pengecut dan penakutnya, mereka tidak mampu menghadapi pasukan kaum muslim dengan perang tanding atau berhadap-hadapan, melainkan adakalanya dari balik benteng-benteng atau di balik tembok dalam keadaan terkepung sehingga mereka terpaksa harus membela dirinya.