İbn Kesîr Tefsiri · Endonezce
Al-Ma'arij Sûresi
Yükselme Yolları · 24 bölüm
المعارج
- 1. âyetFirman Allah Swt.: Seorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi. (Al-Ma'arij: 1) Di dalam ayat ini terkandung lafaz yang tidak disebutkan karena terbukti dengan adanya huruf ba yang menunjuk ke arahnya. Jadi,…
- 2. âyetFirman Allah Swt.: Yang tidak seorangpun dapat menolaknya. (Al-Ma'arij: 2) Artinya, tiada yang dapat menolaknya bila Allah menghendakinya. Karena itu, disebutkan dalam firman berikutnya: (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai…
- 3. âyetFirman Allah Swt.: Yang tidak seorangpun dapat menolaknya. (Al-Ma'arij: 2) Artinya, tiada yang dapat menolaknya bila Allah menghendakinya. Karena itu, disebutkan dalam firman berikutnya: (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai…
- 4. âyetFirman Allah Swt.: Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan. (Al-Ma'arij:4) Abdur Razzaq meriwayatkan dari Ma'mar, dari Qatadah, bahwa ta'ruju artinya naik. Adapun ruh, menurut Abu Saleh mereka adalah makhluk Allah yang…
- 5–7. âyetlerFirman Allah Swt.: Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. (Al-Ma'arij: 5) Yakni sabarlah engkau, hai Muhammad, dalam menghadapi kaummu yang mendustakanmu dan permintaan mereka yang mendesak agar diturunkan azab yang engkau ancamkan…
- 8–10. âyetlerAllah Swt. berfirman bahwa azab itu pasti akan menimpa orang-orang kafir. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak (Al-Ma'arij: 8) Ibnu Abbas, Mujahid, Ata, Sa'id ibnu Jubair, Ikrimah, dan As-Saddi serta lain-lainnya yang…
- 11–14. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, istri, dan saudaranya. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia). Dan orang-orang di atas bumi…
- 15. âyetAdapun firman Allah Swt.: Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, istri, dan saudaranya. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia). Dan orang-orang di atas bumi…
- 16. âyetYang mengelupaskan kulit kepala. (Al-Ma'arij: 16) Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa syawa artinya kulit kepala. Menurut riwayat Al-Aufi, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna ayat ini: Yang mengelupaskan kulit kepala. (Al-Ma'arij:…
- 17–18. âyetlerFirman Allah Swt.: Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama), serta mengumpulkan (harta benda), lalu menyimpannya. (Al-Ma'arij: 17.-18) Yaitu neraka memanggil anak-anaknya yang diciptakan oleh Allah untuk…
- 19–20. âyetlerAllah Swt. menceritakan perihal manusia dan watak-watak buruk yang telah menjadi pembawaannya. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah. (Al-Ma'arij: 19) Yang hal ini ditafsirkan oleh firman selanjutnya: Apabila ia ditimpa…
- 21. âyetAllah Swt. menceritakan perihal manusia dan watak-watak buruk yang telah menjadi pembawaannya. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah. (Al-Ma'arij: 19) Yang hal ini ditafsirkan oleh firman selanjutnya: Apabila ia ditimpa…
- 22. âyetKemudian dalam firman berikutnya disebutkan: kecuali orang-orang yang mengerjakan salat. (Al-Ma'arij: 22) Yakni manusia itu ditinjau dari segi pembawaannya menyandang sifat-sifat yang tercela, terkecuali orang yang dipelihara oleh Allah…
- 23–24. âyetleryang mereka itu tetap mengerjakan salatnya. (Al-Ma'arij: 23) Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah orang-orang yang memelihara salat dengan menunaikannya di waktunya masing-masing dan mengerjakan yang wajib-wajibnya.…
- 25–28. âyetlerFirman Allah Swt.: dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta). (Al-Ma'arij: 24-25) Yakni orang-orang yang di dalam harta…
- 29–31. âyetlerFirman Allah Swt.: Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, (Al-Ma'arij: 29) Yaitu mengekangnya dari melakukan hal yang diharamkan baginya dan menjaganya dari meletakkannya bukan pada tempat yang diizinkan oleh Allah Swt. Karena itulah…
- 32. âyetFirman Allah Swt.: Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. (Al-Ma'arij: 32) Yakni apabila mereka dipercaya, mereka tidak khianat; dan apabila berjanji, tidak menyalahinya. Demikianlah sifat orang-orang…
- 33. âyetFirman Allah Swt: Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. (Al-Ma'arij: 33) Yakni bersikap hati-hati dalam bersaksi, tidak menambahi dan tidak mengurangi, tidak pula menyembunyikan sesuatu. Dan barang siapa yang menyembunyikannya,…
- 34–35. âyetlerKemudian Allah Swt. berfirman: Dan orang-orang yang memelihara salatnya. (Al-Ma'arij: 34) Yakni waktu-waktunya, rukun-rukunnya, wajib-wajibnya, dan sunat-sunatnya. Pembicaraan dimulai dengan menyebutkan salat dan diakhiri dengan…
- 36–37. âyetlerAllah Swt. mengingkari sikap orang-orang kafir yang semasa dengan Nabi Saw., padahal mereka menyaksikan Nabi Saw. dan juga petunjuk yang diamanatkan oleh Allah kepadanya untuk menyampaikannya, dan mukjizat-mukjizat yang jelas lagi…
- 38–39. âyetlerFirman Allah Swt.: Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan? Sekali-kali tidak! (Al-Ma'arij: 38-39) Maksudnya, apakah mereka yang keadaannya seperti itu, yakni lari dari Rasul dan anti…
- 40. âyetKemudian Allah Swt. berfirman: Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Maha Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang. (Al-Ma'arij: 40) Yakni Tuhan Yang telah menciptakan langit dan bumi, menciptakan arah timur dan…
- 41. âyetKemudian Allah Swt. berfirman: Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Maha Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang. (Al-Ma'arij: 40) Yakni Tuhan Yang telah menciptakan langit dan bumi, menciptakan arah timur dan…
- 42–44. âyetlerSelanjutnya Allah Swt. berfirman: Maka biarkanlah mereka. (Al-Ma'arij: 42) Yaitu biarkanlah mereka, hai Muhammad. tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main. (Al-Ma'arij: 42) Maksudnya, biarkanlah mereka dalam kedustaan, kekafiran, dan…