İbn Kesîr Tefsiri · Endonezce
Al-Qiyamah Sûresi
Kıyamet · 18 bölüm
القيامة
- 1–2. âyetlerDalam pembahasan yang lalu telah disebutkan berkali-kali bahwa objek sumpah itu apabila merupakan hal yang dinafikan (lawan bicara), maka diperbolehkan mendatangkan la sebelum lafaz qasam dengan maksud untuk menguatkan penafian. Sedangkan…
- 3–4. âyetlerFirman Allah Swt.: Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? (Al-Qiyamah: 3) Yaitu di hari kiamat nanti, apakah dia mengira bahwa Kami tidak mampu mengembalikan tulang belulangnya, lalu…
- 5. âyetFirman Allah Swt.: Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus-menerus. (Al-Qiyamah: 5) Sa'id ibnu Jubair telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, yakni terus-menerus dalam kedurhakaannya. Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas…
- 6. âyetIa bertanya, "Bilakah hari kiamat itu?” (Al-Qiyamah: 6) Yakni dia menanyakan bilakah hari kiamat itu? Akan tetapi, pertanyaan yang diajukannya itu mengandung nada tidak percaya akan kejadiannya dan mendustakan keberadaannya. Seperti yang…
- 7. âyetMaka apabila mata terbelalak (ketakutan). (Al-Qiyamah: 7) Abu Amr ibnul Ala mengatakan bahwa bariqa artinya terbelalak. Apa yang dikatakannya mirip dengan pengertian yang terdapat di dalam firman Allah Swt.: sedangkan mata mereka tidak…
- 8–9. âyetlerFirman Allah Swt.: dan apabila bulan telah hilang cahayanya. (Al-Qiyamah: 8) Maksudnya, sinarnya lenyap. dan matahari dan bulan dikumpulkan. (Al-Qiyamah: 9) Mujahid mengatakan bahwa matahari dan bulan digulung. Dan Ibnu Zaid sehubungan…
- 10–13. âyetlerFirman Allah Swt.: pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?” (Al-Qiyamalv. 10) Apabila manusia melihat huru-hara yang amat dahsyat di hari kiamat terjadi, maka setiap orang menginginkan lari menyelamatkan diri seraya…
- 14–15. âyetlerDalam firman berikutnya disebutkan: Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. (Al-Qiyamah: 13) Yakni diberitahukan kepadanya semua amal perbuatan yang telah dikerjakannya, baik yang…
- 16. âyetIni merupakan pengajaran dari Allah Swt. kepada Rasul-Nya tentang bagaimana dia harus menerima wahyu dari malaikat yang ditugaskan-Nya. Karena sesungguhnya beliau selalu tergesa-gesa menerimanya dan mendahului malaikat dalam membacanya.…
- 17–19. âyetlerKemudian Allah Swt. berfirman: Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya. (Al-Qiyamah: 17) Yakni menghimpunkannya di dalam dadamu. dan membacanya. (Al-Qiyamah: 17) Maksudnya, membuatmu pandai membacanya. Apabila Kami telah…
- 20–23. âyetlerFirman Allah Swt.: Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia dan meninggalkan (kehidupan) akhirat. (Al-Qiyamah: 20-21) Sesungguhnya yang mendorong mereka mendustakan hari kiamat, menentang…
- 24–25. âyetlerFirman Allah Swt.: Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram, mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat. (Al-Qiyamah: 24-25) Begitulah penampilan wajah orang-orang durhaka kelak di hari kiamat,…
- 26–29. âyetlerAllah Swt. menceritakan keadaan saat meregang nyawa dan hal-hal mengerikan yang terjadi di dalamnya, semoga Allah meneguhkan kita dengan kalimah yangteguh. Untuk itu Allah Swt. Berfirman: Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah…
- 30. âyetFirman Allah Swt.: kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau. (Al-Qiyamah: 30) Yakni dikembalikan dan dipulangkan. Demikian itu karena roh dibawa naik ke langit, lalu Allah Swt. berfirman, "Kembalikanlah jasad hamba-Ku ke tanah, karena…
- 31–32. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan salat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran), (Al-Qiyamah: 31-32) Hal ini menceritakan tentang keadaan orang…
- 33. âyetAdapun firman Allah Swt.: Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan salat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran), (Al-Qiyamah: 31-32) Hal ini menceritakan tentang keadaan orang…
- 34–35. âyetlerKemudian disebutkan dalam firman berikutnya: Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu. (Al-Qiyamah: 34-35) Ini merupakan ancaman yang keras…
- 36–40. âyetlerFirman Allah Swt: Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? (Al-Qiyamah: 36) As-Saddi mengatakan, makna yang dimaksud ialah apakah manusia mengira bahwa dirinya tidak dibangkitkan hidup kembali?…