Firman Allah Swt.:
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. (Al-Muddatstsir: 29)
Mujahid mengatakan, bahwa yang dimaksud ialah membakar kulit. Abu Razin mengatakan, makna yang dimaksud ialah api neraka itu menjiiat kulit dengan sekali jilatan sehingga menghanguskannya menjadi hitam lebih gelap dari kelamnya malam hari. Zaid ibnu Aslam mengatakan, bahwa tubuh mereka didekatkan kepada neraka.
Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. (Al-Muddatstsir: 29) Maksudnya, apinya membakar hangus kulit. Ibnu Abbas mengatakan, yang membakar kulit manusia.