İbn Kesîr Tefsiri · Endonezce
Al-Muddaththir Sûresi
Bürünen · 19 bölüm
المدثر
- 1. âyetDi dalam kitab Sahih Bukhari disebutkan melalui hadis Yahya ibnu Abu Kasir, dari Abu Salamah, dari Jabir; ia pernah mengatakan bahwa ayat Al-Qur'an yang mula-mula diturunkan adalah firman-Nya: Hai orang yang berkemul (berselimut).…
- 2–4. âyetlerAdapun firman Allah Swt.: bangunlah, lalu berilah peringatan! (Al-Muddatstsir: 2) Yakni berjagalah dengan tekad yang bulat, lalu berilah peringatan kepada manusia. Dengan demikian, berarti dia dilantik sebagai rasul, sebagaimana dalam…
- 5. âyetFirman Allah Swt.: dan perbuatan dosa, tinggalkanlah. (Al-Muddatstsir: 5) Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan ar-rijzu ialah berhala, yakni tinggalkanlah penyembahan berhala. Hal yang sama…
- 6. âyetAdapun firman Allah Swt.: dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. (Al-Muddatstsir: 6) Ibnu Abbas mengatakan bahwa janganlah kamu memberikan suatu pemberian dengan maksud agar memperoleh balasan…
- 7–8. âyetlerFirman Allah Swt.: Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu bersabarlah. (Al-Muddatstsir: 7) Yaitu gunakanlah kesabaranmu dalam menghadapi gangguan mereka sebagai amalmu karena Allah Swt. Ini menurut Mujahid, Ibrahim An-Nakha'i berpendapat…
- 9–10. âyetlerFirman Allah Swt.: maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit. (Al-Muddatstsir: 9) Yakni hari yang sangat keras iagi sangat sulit. bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah. (Al-Muddatstsir: 10) Yaitu tidak mudah bagi mereka…
- 11–16. âyetlerAllah Swt. berfirman, mengancam orang jahat itu yang telah diberi banyak nikmat duniawi oleh Allah, lalu ia membalasnya dengan kekafiran terhadap nikmat-nikmat yang telah diberikan kepadanya, dan menggantinya dengan kekafiran serta…
- 17. âyetMaka Allah Swt. berfirman dalam ayat selanjutnya Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan. (Al-Muddatstsir: 17) Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah, dari…
- 18–24. âyetlerFirman Allah Swt.: Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya). (Al-Muddatstsir: 18) Yaitu sesungguhnya Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan. Yakni Kami mendekatkan azab yang berat kepadanya…
- 25. âyetFirman Allah Swt.: ini tidak lain hanyalah perkataan manusia. (Al-Muddatstsir: 25) Yakni bukan kalam Allah. Dan orang yang berkata demikian seperti yang disebutkan dalam konteks ayat adalah Al-Walid ibnul Mugirah Al-Makhzumi, salah seorang…
- 26–28. âyetlerMaka Allah Swt. berfirman: Aku akan memasukkannya kedalam (neraka) Saqar. (Al-Muddatstsir: 26) Yakni Aku akan mengepung dia dengan api neraka dari segala penjurunya. Kemudian Allah Swt. berfirman: Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?…
- 29. âyetFirman Allah Swt.: (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. (Al-Muddatstsir: 29) Mujahid mengatakan, bahwa yang dimaksud ialah membakar kulit. Abu Razin mengatakan, makna yang dimaksud ialah api neraka itu menjiiat kulit dengan sekali…
- 30. âyetFirman Allah Swt.: Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). (Al-Muddatstsir: 30) Yaitu dari barisan terdepan Malaikat Zabaniyah (juru siksa), bentuk tubuh mereka besar-besar dan penampilan mereka sangat kasar lagi bengis. Ibnu Abu…
- 31. âyetFirman Allah Swt.: Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka. (Al-Muddatstsir: 31) As-hab arti bahasanya para pemilik, dan makna yang dimaksud adalah para penjaga neraka. melainkan dari malaikat. (Al-Muddatstsir: 31) Yakni terdiri dari para…
- 32–37. âyetlerKemudian Allah Swt. berfirman: Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu. (Al-Muddatstsir: 32-33) Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu. dan subuh apabila mulai terang. (Al-Muddatstsir: 34) Yaitu mulai bersinar…
- 38–47. âyetlerAllah Swt. memberitahukan bahwa: Tiap-tiap diri bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya. (Al-Muddatstsir: 38) Yakni bergantung kepada amal perbuatannya sendiri kelak di hari kiamat, Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh…
- 48–51. âyetlerFirman Allah Swt: Maka syafaat dari orang-orang yang memberikan syafaat tidak berguna lagi bagi mereka. (Al-Muddatstsir: 48) Yaitu orang yang mempunyai sifat demikian, tiada manfaat baginya syafaat dari orang-orang yang memberi syafaat di…
- 52–55. âyetlerFirman Allah Swt.: Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka. (Al-Muddatstsir: 52) Artinya, bahkan setiap orang dari orang-orang musyrik itu menginginkan agar diturunkan…
- 56. âyetAdapun firman Allah Swt.: Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun. (Al-Muddatstsir: 56) Artinya, Dia berhak untuk ditakuti dan berhak memberi ampun terhadap dosa orang yang bertobat…