Allah Swt. menceritakan tentang jawaban Nabi Nuh a.s. terhadap kaumnya dalam hal tersebut:
*...bagaimanakah pikiran kalian, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku.*
Yaitu bukti yang meyakinkan, perkara yang jelas, dan kenabian yang benar, sebagai rahmat yang besar dari Allah buat Nabi Nuh sendiri, juga buat mereka.
*...tetapi rahmat itu disamarkan bagi kalian.*
Maksudnya, disembunyikan dari kalian sehingga kalian tidak mendapat petunjuk untuk mengetahuinya, tidak pula dapat mengetahui kadarnya, bahkan sebaliknya kalian bersegera mendustakannya dan membantahnya.
*Apa akan kami paksakan kalian menerimanya.*
Yakni apakah kami menekan kalian untuk menerimanya, padahal kalian sendiri tidak menyukainya?