Ketika Nabi Syu'aib merasa putus asa akan sambutan kaumnya kepada seruannya, maka ia berkata kepada mereka: Hai kaumku,
*...berbuatlah menurut kemampuan kalian.*
Yakni menurut cara kalian. Di dalam kalimat ini terkandung ancaman yang keras.
*..sesungguhnya aku pun berbuat (pula).*
Yaitu menurut caraku sendiri.
*Kelak kalian akan mengetahui siapa yang akan kedatangan azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta.*
Yakni aku atau kaliankah?
*Dan tunggulah azab (Tuhan).*
Yakni tunggulah oleh kalian.
*Sesungguhnya aku pun menunggu bersama kalian.*