Setelah Allah Swt. menyebutkan tempat kembali orang-orang yang celaka dan kehinaan serta pembalasan Allah yang mereka terima —dan setelah disebutkan bahwa teman bicara mereka adalah iblis— maka Allah mengiringinya dengan kisah tentang orang-orang yang berbahagia. Untuk itu Allah Swt. berfirman:
*Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.* Sungai-sungai itu mengalir menurut apa yang dikehendaki oleh penghuni surga. Ke mana pun mereka menghendaki, maka sungai-sungai itu menuruti mereka dalam alirannya.
*...mereka kekal di dalamnya.*
Yakni tinggal untuk selama-lamanya, tidak dipindahkan dan tidak dilenyapkan darinya.
*...dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah 'salam'.*
Seperti yang disebutkan oleh Allah Swt. dalam ayat lain melalui firman-Nya:
Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu, sedangkan pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, "Kesejahteraan (dilimpahkan) atas'kalian." (Az Zumar:73)
sedangkan malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan), "Salamun 'Alaikum." (Ar Ra'du:23-24)
dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya. (Al Furqaan:75)
**Dan firman Allah Swt.:**
Doa mereka di dalamnya ialah, "Subhanakallahumma" dan salam penghormatan mereka ialah, "Salam.” Dan penutup doa mereka ialah, "Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin." (Yunus:10) .