Ibnu Jarir mengatakan bahwa Allah Swt. menceritakan perihal kekasihNya, yaitu Nabi Ibrahim, bahwa ia pernah berkata dalam doanya:
*Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan.*
Artinya Engkau mengetahui maksudku dalam doaku dan apa yang aku kehendaki dalam doaku untuk penduduk kota suci ini. Sesungguhnya hal itu tiada lain menuju kepada rida-Mu dan mengikhlaskan diri kepada-Mu. Sesungguhnya Engkau mengetahui segala sesuatu yang lahir dan yang batin (tidak tampak), tiada sesuatu pun di bumi ini —tiada pula di langit—yang tersembunyi dari pengetahuan-Mu.