Allah Swt. berfirman kepada Nabi Muhammad, bahwa ceritakanlah kepada mereka kisah:
*...tamu-tamu Ibrahim.*
Lafaz الضَّيْفُ dapat dipakai untuk bentuk tunggal dan bentuk jamak sekaligus, perihalnya sama dengan lafaz الزَّوْرِ (dosa) dan السُّفْر (perjalanan),
yaitu di saat:
*masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salam.”Berkata Ibrahim, "Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian.*
Yakni Nabi Ibrahim dan istrinya merasa takut kepada tamu-tamunya itu. Disebutkan bahwa rasa takut timbul dalam hati Nabi Ibrahim kepada tamu-tamunya itu tatkala ia melihat tangan mereka tidak mau menyantap suguhan jamuan yang d isediakannya, yaitu anak sapi yang dipanggang.