۞i-muslim

Tafsir Ibn Kathir — Surah Al-Kahf 34

The Cave · Bahasa Indonesia

وَكَانَ لَهُۥ ثَمَرٌ فَقَالَ لِصَـٰحِبِهِۦ وَهُوَ يُحَاوِرُهُۥٓ أَنَا۠ أَكْثَرُ مِنكَ مَالًا وَأَعَزُّ نَفَرًا18:34

**Firman Allah Swt.:**

...dan dia mempunyai kekayaan besar.

Menurut suatu pendapat, yang dimaksud dengan samar yang makna asalnya adalah buah-buahan adalah harta benda.

Demikianlah menurut apa yang telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah.

Menurut pendapat yang lainnya, makna yang dimaksud ialah buah-buah­an. Makna inilah yang lebih sesuai dengan pengertian lahiriah lafaznya, dan diperkuat oleh qiraat lainnya yang membacanya sumrun, bentuk ja­maknya dari samratun, seperti halnya lafaz khasyabatun (kayu) yang bentuk jamaknya adalah khasybun. Qiraat lainnya membacanya samarun.

*...maka ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika ia bercakap-cakap dengan dia.*

Salah seorang dari pemilik kedua kebun itu berkata kepada temannya dengan nada sombong dan membanggakan dirinya.

*Hartaku lebih banyak daripada hartamu, dan pengikut-pengikutku lebih kuat.*

Yakni pembantu, pelayan dan anakku lebih banyak daripadamu.

Qatadah mengatakan, "Demi Allah, hal seperti itulah yang dicita-citakan oleh orang yang durhaka, yaitu memiliki harta yang banyak dan pengikut-pengikut yang kuat."

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.