**Firman Allah Swt.:**
*Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an itu dengan bahasamu.*
Hai Muhammad, sesungguhnya Kami mudahkan Al-Qur'an ini dengan bahasa Arab yang jelas, fasih lagi sempurna.
*...agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al-Qur’an itu kepada orang-orang yang bertakwa.*
Yakni orang-orang yang taat kepada Allah dan membenarkan Rasul-Nya.
*dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang. *
Yaitu kaum yang menyimpang dari jalan yang hak dan cenderung kepada kebatilan.
Ibnu Abu Nujaih telah meriwayatkan dari Mujahid, bahwa makna kaum yang membangkang ialah kaum yang tidak lurus.
As-Sauri telah meriwayatkan dari Ismail (yakni As-Saddi), dari Abu Saleh sehubungan dengan makna firman-Nya:
*...dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.* Yakni kaum yang menyimpang dari jalan yang hak.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa yang dimaksud dengan al-aladd ialah kaum yang bersikap memusuhi.
Al-Qurazi mengatakan bahwa al-aladd artinya pendusta.
Al-Hasan Al-Basri mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
*...kaum yang membangkang.* Yaitu kaum yang tuli. Sedangkan menurut lainnya adalah tuli pendengaran hatinya, yakni hatinya menolak perkara yang hak dan tidak mau mendengarkannya.
Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
*kaum yang membangkang. * Bahwa yang dimaksud adalah orang-orang Quraisy.
Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: kaum yang membangkang. (Maryam:97) Yaitu kaum yang pendurhaka. Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Lais ibnu Abu Sulaim, dari Mujahid.
Ibnu Zaid mengatakan bahwa al-aladd artinya banyak berbuat aniaya, lalu ia membaca firman-Nya: padahal ia adalah penantang yang paling keras. (Al Baqarah:204)