۞i-muslim

Tafsir Ibn Kathir — Surah Taha 39

Ta-Ha · Bahasa Indonesia

أَنِ ٱقْذِفِيهِ فِى ٱلتَّابُوتِ فَٱقْذِفِيهِ فِى ٱلْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ ٱلْيَمُّ بِٱلسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِّى وَعَدُوٌّ لَّهُۥ ۚ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّى وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِىٓ20:39

Dalam ayat ini disebutkan oleh firman-Nya:

*...supaya diambil oleh (Fir'aun) musuh-Ku dan musuhmu. Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku.*

Maksudnya, kasih sayang itu tertanam di dalam hati musuhmu sehingga ia mencintaimu.

Salamah ibnu Kahil telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

*Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku.* Yakni Aku jadikan engkau disukai oleh hamba-hamba-Ku.

*...dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku*

Menurut Abu Imran Al-Juni, makna ayat ialah agar Musa dipelihara di bawah pengawasan Allah Swt.

Qatadah mengatakan agar Musa diberi makan di bawah pengawasan Allah Swt.

Ma'mar ibnul Musanna mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

*...dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.* Artinya, selalu berada di bawah penglihatan dan pengawasan Allah Swt.

Abdur Rahman ibnu Zaid ibnu Aslam mengatakan bahwa Allah menjadikan Musa berada di dalam istana raja, hidup mewah dan senang, serta makanannya sama dengan makanan raja. Hal inilah yang dimaksud dengan pengertian lafaz sun'ah dalam ayat.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.