۞i-muslim

Tafsir Ibn Kathir — Surah Fussilat 8

Explained in Detail · Bahasa Indonesia

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ41:8

Kemudian Allah Swt. berfirman dalam ayat selanjutnya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya. (Fushshilat:8)

Mujahid dan lain-lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah pahala yang tiada putusnya dan tiada hentinya. Semakna dengan apa yang telah disebutkan dalam firman-Nya:

mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. (Al-Kahfi: 3)

Dan firman Allah Swt.:

sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. (Hud: 108)

As-Saddi mengatakan, yakni pahala yang tiada putus-putusnya dicurahkan kepada mereka. Tetapi pendapat ini disanggah oleh sebagian imam yang mengatakan bahwa sesungguhnya Allah-lah yang memberi karunia kepada penghuni surga (bukan karena balasan amal perbuatan baik mereka). Allah Swt. telah berfirman:

sebenarnya Allah, Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan. (Al-Hujurat: 17)

Dan firman Allah Swt. kepada penghuni surga:

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. (At-Thur: 27)

Dan Rasulullah Saw. telah bersabda:

terkecuali jika Allah melimpahkan kepadaku rahmat dan karunia dari-Nya.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.