۞i-muslim

Tafsir Ibn Kathir — Surah An-Najm 33–34

The Star · Bahasa Indonesia

أَفَرَءَيْتَ ٱلَّذِى تَوَلَّىٰ53:33

وَأَعْطَىٰ قَلِيلًا وَأَكْدَىٰٓ53:34

Allah Swt. berfirman, mencela orang-orang yang berpaling dari ketaatan terhadap-Nya. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain:

Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Qur'an) dan tidak mau mengerjakan .salat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran). (Al-Qiyamah: 31-32)

Dan disebutkan dalam firman selanjutnya dari surat ini:

serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi? (An-Najm: 34)

Yakni taat sebentar, kemudian berhenti, menurut Ibnu Abbas. Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, Sa'id ibnu Jubair, Ikrimah dan Qatadah serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang.

Ikrimah dan Sa'id mengatakan bahwa perumpamaannya sama dengan suatu kaum yang menggali sebuah sumur, dan di tengah-tengah pekerjaannya mereka menjumpai batu besar yang menghambat mereka dari menyempurnakan pekerjaannya. Lalu mereka berkata, "Kami telah lelah," kemudian mereka tinggalkan pekerjaannya.

Indonesian translation — likely Pustaka Imam Asy-Syafi'i (M. Abdul Ghoffar)

Unabridged, full isnads

Indonesian translation; publisher unconfirmed. If you hold the rights to this translation, please contact us.