Adapun firman Allah Swt:
{وَمِزَاجُهُ مِنْ تَسْنِيمٍ}
Dan campuran khamr murni itu adalah dari tasnim. (Al-Muthaffifin: 27)
Yakni campuran khamr ini adalah sesuatu minuman yang disebut tasnim, yang merupakan minuman ahli surga yang paling afdal dan paling terhormat. Demikianlah menurut Abu Saleh dan Ad-Dahhak. Karena itulah Allah Swt. berfirman dalam ayat berikutnya:
{عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ}
(yaitu) mata air yang minum darinya orang-orang yang didekatkan kepada Allah. (Al-Miitaffifin: 28)
Maksudnya, minuman yang hanya diminum oleh orang-orang yang didekatkan dengan Allah. Minuman tersebut menjadi campuran bagi minuman ashabul yamin atau golongan kanan. Demikianlah menurut Ibnu Mas'ud, Ibnu Abbas, Masruq, Qatadah, serta selain mereka.