Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit. (Asy-Syu'ara': 187)
Ad-Dahhak mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah sisi langit, yakni sebagian darinya. Qatadah mengatakan potongan dari langit. Sedangkan As-Saddi mengatakan azab dari langit. Pengertian ayat ini mirip dengan apa yang dikatakan oleh orang-orang Quraisy, yang disitir oleh firman-Nya:
Dan mereka berkata, "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami.” (Al-Isra': 90)
sampai dengan firman-Nya:
"atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami.” (Al-Isra': 92)
Dan firman Allah Swt. yang lainnya, yaitu:
Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, "Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit" (Al-Anfal: 32), hingga akhir ayat.
Hal yang sama telah dikatakan pula oleh orang-orang kafir yang jahil dalam surat ini:
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit. (Asy-Syu'ara': 187)