Firman Allah Swt.:
Mengajarnya pandai berbicara. (Ar-Rahmaan: 4) Menurut Al-Hasan, yang dimaksud dengan al-bayan ialah berbicara. Ad-Dahhak dan Qatadah serta selain keduanya mengatakan kebaikan dan keburukan. Tetapi pendapat Al-Hasan dalam hal ini lebih baik dan lebih kuat karena konteks ayat membicarakan pengajaran Al-Qur'an, yang intinya ialah menunaikan bacaannya. Dan sesungguhnya hal tersebut dapat terealisasi (terwujudkan) bila Allah menjadikan makhluk-Nya pandai berbicara, dan dimudahkan-Nya untuk mengeluarkan bunyi huruf dari makhraj-nya masing-masing, yaitu dari halaq dan lisan serta kedua bibir dengan berbagai macam makhraj dan perbedaannya.